Detail Buku

KATA TIDAK SEKADAR MELAWAN

Rp65,000

Hari ini, dengan telanjang kita bisa menyaksikan kebrutalan berbangsa-bernegara melalui apa yang disebut dengan korupsi. Perampokan kekayaan negara, baik secara langsung maupun tidak langsung, demi mengejar keuntungan pribadi dan kelompok. Bukan hanya kerugian negara saja yang ditimbulkan, melainkan juga keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia menjadi terabaikan. Seolah tidak akan diinsyafi, praktik korupsi menjadi laku keseharian pejabat dan politisi. Surat kabar harian, tanpa jeda mengabarkan korupsi yang entah telah menguras berapa triliun kekayaan negara ini.
Kepengapan situasi semacam itulah yang coba didobrak oleh barisan para penyair melalui puisi-puisi mereka. Bagi mereka, penyair bisa jadi tergelincir dan terperosok pada jurang kenaifan serta dikooptasi oleh kepentingan. Karenanya, seperti yang dituliskan Sosiawan Leak dalam buku ini, kata “PUISI” dipilih untuk menggeser kata “PENYAIR” dalam menamai gerakan para penyair dalam melawan korupsi, jadilah Puisi Menolak Korupsi (PMK) dipilih sebagai namanya.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “KATA TIDAK SEKADAR MELAWAN”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *