Dari Birokrasi ke Digital Value Governance Evolusi, Tantangan, dan Peluang Administrasi Publik Karya Irwan Noor

Kategori: Intrans Publishing » Politik | 8 Kali Dilihat
Dari Birokrasi ke Digital Value Governance Evolusi, Tantangan, dan Peluang Administrasi Publik Karya Irwan Noor Reviewed by nida on . This Is Article About Dari Birokrasi ke Digital Value Governance Evolusi, Tantangan, dan Peluang Administrasi Publik Karya Irwan Noor

Judul:  Dari Birokrasi ke Digital Value Governance Evolusi, Tantangan, dan Peluang Administrasi Publik Penulis: Irwan Noor Ukuran: 15,5 x 23 cm Halaman: 282 Harga: 115.000 ISBN: Dalam Proses Penerbit: Intrans Publishing Kategori: Politik Administrasi publik sebagai disiplin ilmu dan praktik profesional telah mengalami perjalanan panjang yang fascinating. Dari era kontrol… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 115.000

Order via SMS

+62 852-8403-8688

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
Kg
11-09-2026
Detail Produk "Dari Birokrasi ke Digital Value Governance Evolusi, Tantangan, dan Peluang Administrasi Publik Karya Irwan Noor"

Judul:  Dari Birokrasi ke Digital Value Governance Evolusi, Tantangan, dan Peluang Administrasi Publik

Penulis: Irwan Noor

Ukuran: 15,5 x 23 cm

Halaman: 282

Harga: 115.000

ISBN: Dalam Proses

Penerbit: Intrans Publishing

Kategori: Politik
Administrasi publik sebagai disiplin ilmu dan praktik profesional telah mengalami perjalanan panjang yang fascinating. Dari era kontrol birokratis Weberian yang menekankan hierarki dan prosedur formal, melalui berbagai paradigma manajerial, humanistik, dan kolaboratif, hingga kini memasuki era digital governance yang memanfaatkan big data, artifi cial intelligence, dan platform digital untuk menciptakan nilai publik. Setiap paradigma membawa nilai, orientasi, dan instrumen yang berbeda dalam memahami dan mempraktikkan pemerintahan yang baik. Buku ini berupaya menyajikan sintesis komprehensif dari evolusi paradigma administrasi publik, tidak sebagai sejarah linear yang satu paradigma menggantikan yang lain, melainkan sebagai perkembangan kumulatif di mana setiap paradigma menambahkan lapisan kompleksitas baru sambil mempertahankan elemen relevan dari paradigma sebelumnya. Pemahaman terhadap multiple paradigms dan kemampuan untuk mengintegrasikannya secara kontekstual menjadi kunci bagi administrator publik kontemporer dalam menavigasi kompleksitas governance.

 
Hubungi kami