Idiom-Idiom Islam di Indonesia: Transformasi dan Kreasi Karya Mujamil Qomar

Kategori: Madani » Pendidikan Islam | 495 Kali Dilihat
Idiom-Idiom Islam di Indonesia: Transformasi dan Kreasi Karya Mujamil Qomar Reviewed by Miri Pariyas on . This Is Article About Idiom-Idiom Islam di Indonesia: Transformasi dan Kreasi Karya Mujamil Qomar

Judul: Idiom-Idiom Islam di Indonesia: Transformasi dan Kreasi Penulis: Mujamil Qomar Ukuran: 15.5x 23 cm Halaman: 190 Halaman ISBN: 978-623-8042-63-0 Harga: Rp95.000 Penerbit: Madani (Madani adalah Lini Penerbit dari Kelompok Intrans Publishing) Kategori: Pendidikan Islam   Buku ini mengulas secara mendalam proses transformasi idiom-idiom Islam menjadi kekayaan budaya yang khas… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 95.000

Order via SMS

+62 852-8403-8688

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
Kg
15-10-2025
Detail Produk "Idiom-Idiom Islam di Indonesia: Transformasi dan Kreasi Karya Mujamil Qomar"

Judul: Idiom-Idiom Islam di Indonesia: Transformasi dan Kreasi

Penulis: Mujamil Qomar

Ukuran: 15.5x 23 cm

Halaman: 190 Halaman

ISBN: 978-623-8042-63-0

Harga: Rp95.000

Penerbit: Madani (Madani adalah Lini Penerbit dari Kelompok Intrans Publishing)

Kategori: Pendidikan Islam

 

Buku ini mengulas secara mendalam proses transformasi idiom-idiom Islam menjadi kekayaan budaya yang khas di Indonesia. Melalui pendekatan historis dan kultural, penulis menyingkap bagaimana nilai-nilai Islam seperti lailaha illallah, shalawat, silaturrahim, shadaqah, dan dzikir bertransformasi menjadi praktik budaya seperti tahlilan, maulidan, nyadran, halal bihalal, slametan, dan pujian menjelang shalat. Setiap tradisi tersebut dipahami bukan sekadar warisan seremonial, melainkan bentuk kreatif umat Islam dalam mengekspresikan spiritualitas dan solidaritas sosial.

Buku ini juga menyoroti kreasi budaya dakwah para pembawa Islam ke Nusantara, yang dengan kearifan lokalnya mengubah nilai-nilai Islam menjadi seni, sastra, tembang, dan simbol yang akrab dengan masyarakat. Melalui pembacaan fenomenologis dan sosiologis, buku ini menegaskan bahwa Islam Indonesia tumbuh melalui dialog kreatif antara wahyu dan budaya, menjadikannya model keberagamaan yang hidup, kontekstual, dan membumi di tengah tantangan modernitas.

 
Hubungi kami