Merangkai Kata Merawat Bumi-M. Ja’far Baihaqi, dkk.

Kategori: Coming Soon | 272 Kali Dilihat
Merangkai Kata Merawat Bumi-M. Ja’far Baihaqi, dkk. Reviewed by ninin on . This Is Article About Merangkai Kata Merawat Bumi-M. Ja’far Baihaqi, dkk.

Judul: Merangkai Kata Merawat Bumi Penulis: Ja’far Baihaqi, AhmadMiftahudin Thohari, Septalia A.Wibyaninggar, Ita Rosyida, Unaqa Nur Azzahra, Roy Martin Simamora, Kamilatul Amaliyah, TaridaGitaputri Butar Butar, Annisa R, Akhmad Idris, Sekar Tri Jayanti, Gilang Mahadika, Elyatul Muawanah, Hadi Naufal, Adzin Aris Aniq Adani Editor: Ridwanul Hakim Ukuran: 14 x 21 cm… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 75.000

Order via SMS

+62 852-8403-8688

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
Kg
02-04-2026
Detail Produk "Merangkai Kata Merawat Bumi-M. Ja’far Baihaqi, dkk."

Judul: Merangkai Kata Merawat Bumi

Penulis: Ja’far Baihaqi, AhmadMiftahudin Thohari, Septalia A.Wibyaninggar, Ita Rosyida, Unaqa Nur Azzahra, Roy Martin Simamora, Kamilatul Amaliyah, TaridaGitaputri Butar Butar, Annisa R, Akhmad Idris, Sekar Tri Jayanti, Gilang Mahadika, Elyatul Muawanah, Hadi Naufal, Adzin Aris Aniq Adani

Editor: Ridwanul Hakim

Ukuran: 14 x 21 cm

Jumlah halaman: 140

ISBN: masih proses

Harga: 75.000

Lini penerbit: Intrans Publishing

Kategori: Ekologi

Kumpulan tulisan dalam buku ini lahir dari kegelisahan yang serupa: dunia yang semakin rapuh, alam yang kian terpinggirkan, dan manusia yang perlahan kehilangan kepekaan etis terhadap ruang hidupnya sendiri. Ekologi bukan lagi sekadar isu pinggiran dalam diskursus akademik, melainkan telah menjadi pusat krisis peradaban—sebuah simpul persoalan yang mempertemukan dimensi politik, ekonomi, budaya, spiritual, hingga imajinasi masa depan manusia. Buku ini hadir sebagai upaya untuk merawat kesadaran tersebut, membongkar ilusi-ilusi pembangunan yang semu, sekaligus membuka ruang percakapan baru tentang relasi manusia dan alam.

Melalui tiga bagian utama—Ekologi dan Krisis Peradaban, Ekologi Sosial dan Kearifan Lokal, serta Ekologi dan Imajinasi Masa Depan—para penulis menghadirkan gagasan yang berlapis dan reflektif. Pembaca diajak menelaah kritik terhadap kapitalisme hijau, memahami bahasa kekuasaan yang kerap menormalisasi kerusakan, hingga menyelami praktik masyarakat adat yang memandang alam sebagai sumber kehidupan, bukan sekadar komoditas. Di sisi lain, buku ini juga menawarkan ruang refleksi yang lebih imajinatif tentang dunia multispecies, kota hijau, agroforestri, serta upaya merajut kembali kedekatan ekologis di tengah zaman antroposen.

 

 
Hubungi kami