Rumah Moderasi Beragama UIN Syekh Wasil Kediri

Kategori: Agama » Intrans Publishing » pemikiran islam » Pendidikan | 47 Kali Dilihat
Rumah Moderasi Beragama UIN Syekh Wasil Kediri Reviewed by irsya on . This Is Article About Rumah Moderasi Beragama UIN Syekh Wasil Kediri

Judul: Rumah Moderasi Beragama UIN Syekh Wasil Kediri Penulis: Muhammad Aska Irfani; Masroer Ch Jb; Afdalul Ummah; Dendi Nugraha; Halimatus Sya’diyah, S.S., M.Pd; Putri Nirwana; Imroatus Sholihah, SPd.; Abdul Azis Fatkhurrohman; Aliefia Karamah; Rifda Amelia; Amalya El Fatihah Djovana; Miftahul Jannah; Miranda Rahmawati Editor: Asy’ari dan Abdul Mujib Ukuran: 15,5… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 120.000

Order via SMS

+62 852-8403-8688

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
Kg
20-07-2026
Detail Produk "Rumah Moderasi Beragama UIN Syekh Wasil Kediri"

Judul: Rumah Moderasi Beragama UIN Syekh Wasil Kediri
Penulis: Muhammad Aska Irfani; Masroer Ch Jb; Afdalul Ummah; Dendi Nugraha; Halimatus Sya’diyah, S.S., M.Pd; Putri Nirwana; Imroatus Sholihah, SPd.; Abdul Azis Fatkhurrohman; Aliefia Karamah; Rifda Amelia; Amalya El Fatihah Djovana; Miftahul Jannah; Miranda Rahmawati
Editor: Asy’ari dan Abdul Mujib
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Halaman: 86
Penerbit: Intrans Publishing
ISBN: Sedang proses
Kategori: Islam dan Pendidikan

Buku ini lahir dari semangat akademik untuk menghadirkan ruang refleksi sekaligus diskusi ilmiah mengenai moderasi beragama dalam berbagai perspektif keilmuan. Di tengah perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat, masyarakat dihadapkan pada beragam tantangan, seperti menguatnya polarisasi identitas, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, meningkatnya ujaran kebencian di ruang digital, serta berbagai bentuk intoleransi yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks tersebut, moderasi beragama menjadi salah satu pendekatan yang penting untuk terus dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

 
Hubungi kami