Judul: Propaganda Komputasional
Penulis: Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si.
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Halaman:186
Harga: 76.000
ISBN: Proses
Penerbit: Intrans Publishing
Kategori: Politik
Di era digital, siapa yang menguasai informasi belum tentu menguasai kebenaran, tetapi ia berpeluang besar membentuk cara masyarakat memandang kenyataan. Di balik meme yang viral, komentar yang berulang, dan percakapan politik yang tampak spontan, tersembunyi strategi untuk merekayasa wacana dan menggiring opini publik. Melalui kajian Pemilihan Presiden Indonesia 2019, buku ini membongkar bagaimana propaganda komputasional bekerja melalui narasi politik, mitos, buzzer, bot otomatis, influencer, dan algoritma media sosial. Isu “Jokowi antek PKI” dan “Prabowo prokhilafah” menjadi contoh bagaimana stigma dan narasi negatif diproduksi serta disebarluaskan untuk memengaruhi persepsi masyarakat, membangkitkan emosi, dan mempertajam polarisasi politik.
Lebih dari sekadar mengungkap manipulasi di ruang digital, buku ini mengajak pembaca memahami hubungan antara informasi, kepentingan, ideologi, dan kekuasaan. Dengan pendekatan analisis wacana kritis, pembaca diajak menelusuri siapa yang membangun narasi, bagaimana pesan memperoleh pengaruh, dan mengapa informasi yang terus diulang dapat terasa benar meskipun tidak didukung fakta yang memadai.








