Propaganda Komputasional Karya Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si.

Kategori: Intrans Publishing » Politik | 8 Kali Dilihat
Propaganda Komputasional Karya Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si. Reviewed by nida on . This Is Article About Propaganda Komputasional Karya Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si.

Judul:  Propaganda Komputasional Penulis: Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si. Ukuran: 15,5 x 23 cm Halaman:186 Harga: 76.000 ISBN: Proses Penerbit: Intrans Publishing Kategori: Politik Di era digital, siapa yang menguasai informasi belum tentu menguasai kebenaran, tetapi ia berpeluang besar membentuk cara masyarakat memandang kenyataan. Di balik meme yang viral, komentar… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 76.000

Order via SMS

+62 852-8403-8688

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
Kg
23-10-2026
Detail Produk "Propaganda Komputasional Karya Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si."

Judul:  Propaganda Komputasional

Penulis: Dr. Akhirul Aminulloh, S.Sos., M.Si.

Ukuran: 15,5 x 23 cm

Halaman:186

Harga: 76.000

ISBN: Proses

Penerbit: Intrans Publishing

Kategori: Politik

Di era digital, siapa yang menguasai informasi belum tentu menguasai kebenaran, tetapi ia berpeluang besar membentuk cara masyarakat memandang kenyataan. Di balik meme yang viral, komentar yang berulang, dan percakapan politik yang tampak spontan, tersembunyi strategi untuk merekayasa wacana dan menggiring opini publik. Melalui kajian Pemilihan Presiden Indonesia 2019, buku ini membongkar bagaimana propaganda komputasional bekerja melalui narasi politik, mitos, buzzer, bot otomatis, influencer, dan algoritma media sosial. Isu “Jokowi antek PKI” dan “Prabowo prokhilafah” menjadi contoh bagaimana stigma dan narasi negatif diproduksi serta disebarluaskan untuk memengaruhi persepsi masyarakat, membangkitkan emosi, dan mempertajam polarisasi politik.

Lebih dari sekadar mengungkap manipulasi di ruang digital, buku ini mengajak pembaca memahami hubungan antara informasi, kepentingan, ideologi, dan kekuasaan. Dengan pendekatan analisis wacana kritis, pembaca diajak menelusuri siapa yang membangun narasi, bagaimana pesan memperoleh pengaruh, dan mengapa informasi yang terus diulang dapat terasa benar meskipun tidak didukung fakta yang memadai.

 
Hubungi kami