Sekolah dan Masyarakat–terjemahan Psychology and Social Practice karya John Dewey

Kategori: Filsafat » Intrans Publishing » Kebudayaan » Pendidikan » pendidikan kritis » sejarah » Sosial » Uncategorized | 437 Kali Dilihat
Sekolah dan Masyarakat–terjemahan Psychology and Social Practice karya John Dewey Reviewed by ninin on . This Is Article About Sekolah dan Masyarakat–terjemahan Psychology and Social Practice karya John Dewey

Judul: Sekolah dan Masyarakat Diterjemahkan dari Psychology and Social Practice Penulis: John Dewey Penerjemah: Muhammad Iqbal Syahsaputra Ukuran: 14 x 21 cm Halaman: 134 Halaman ISBN: 978-623-6529-87-4 Penerbit: Intrans Publishing Kategori: Pendidikan Harga: Rp69.000   Buku Sekolah dan Masyarakat merupakan salah satu karya paling penting dalam khazanah filsafat pendidikan modern.… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 69.000

Order via SMS

+62 852-8403-8688

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
Kg
26-01-2026
Detail Produk "Sekolah dan Masyarakat–terjemahan Psychology and Social Practice karya John Dewey"

Judul: Sekolah dan Masyarakat

Diterjemahkan dari Psychology and Social Practice

Penulis: John Dewey

Penerjemah: Muhammad Iqbal Syahsaputra

Ukuran: 14 x 21 cm

Halaman: 134 Halaman

ISBN: 978-623-6529-87-4

Penerbit: Intrans Publishing

Kategori: Pendidikan

Harga: Rp69.000

 

Buku Sekolah dan Masyarakat merupakan salah satu karya paling penting dalam khazanah filsafat pendidikan modern. Ditulis pada pergantian abad ke-20, karya ini tidak sekadar menawarkan gagasan pedagogis teknis, melainkan juga menghadirkan suatu pandangan filosofis yang menyeluruh relasi antara pendidikan, kehidupan sosial, dan demokrasi. Di dalamnya, John Dewey—filsuf pragmatis Amerika yang pengaruhnya melampaui batas disiplin filsafat—mengajukan kritik mendasar terhadap sistem pendidikan tradisional sekaligus merumuskan arah baru pendidikan yang berakar pada kehidupan nyata manusia.

Penerbitan buku ini dalam Bahasa Indonesia dilandasi keyakinan bahwa pemikiran Dewey masih sangat relevan dengan konteks pendidikan kontemporer masyarakat Indonesia yang tengah bergulat dengan perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang serbacepat. Dewey tidak pernah memandang sekolah sebagai institusi yang berdiri terpisah dari sosial-masyarakat—sebaliknya, sekolah adalah bagian organik dari kehidupan masyarakat itu sendiri. Sekolah, bukan sekadar tempat mentransfer pengetahuan, melainkan ruang hidup—sebuah komunitas mini—tempat nilai-nilai sosial, kerja sama, tanggung jawab, dan kreativitas dipelajari melalui pengalaman langsung.

 
Hubungi kami